Wujudkan OKU Masuk Nominasi Penilaian Kabupaten Layak Anak

oleh -

BATURAJA. Memo Sumsel – Untuk Menciptakan Kabupaten OKU Layak Anak ( KLA), Pemerintahan Kabupaten OKU Melaksanakan Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak yag bertujuan untuk Mengintegrasikan Hak-Hak Dalam Pembangunan Guna Melaksanakan Kebijakan KLA.

Rapat yang dipimpin Asisten II Setda OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si Menghimbau Kepada OPD Terkait dalam Gugus Tugas Untuk Melengkapi Indikator-Indikator Yang dibutuhkan Agar Kabupaten OKU Bisa Ikut Andil Dalam Penilaian Kabupaten Layak Anak. Bertempat Di Ruang Abdi Praja. Senin (29/03/2021).

“Bagi OPD yang termasuk dalam gugus tugas penilaian kabupaten layak anak agar dapat bekerjasama dalam memperhatikan tugas dan tanggung jawab masing-masing Untuk Mewujudkan OKU Masuk Dalam Nominasi Penilaian Kabupaten Layak Anak. Harap nya”

Baca Juga :   Muba Terus Gencarkan TTE dan Penerapan e-Office Yang Terintegrasi Pada Aplikasi Srikandi

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten OKU Ir Arman, M.,Si Menyampaikan Bahwa Kabupaten OKU Telah 3 Kali Mengikuti Penilaian Ini Mulai dari tahun 2018, 2019 dan Tahun 2020 Namun Dibatalkan Karena Adanya Pandemi Covid-19.

“Pada Saat Pertama Kali Mengikuti Penilaian Ini Skor Kabupaten OKU Terhitung Dapat Dibilang Rendah Namun Di Tahun Berikutnya Skor Kab OKU Meningkat Hampir 300.Dan Untuk Tahun Ini Diharapkan Skor Kabupaten Ogan Komering Ulu Minimal Mencapai Skor Diatas 500.Maka Diharapkan Untuk OPD Yang Berperan Dalam Penilaian Ini Untuk Melengkapi indikator indikator yang dibutuhkan. Jelas nya”

Baca Juga :   Bupati OKU Gelar Silahturahmi Bersama Perintis Kemerdekaan Veteran, Purnawirawan, Wredatama dan Warakawuri

“Lebih Lanjut Ir Arman,M.Si mengatakan Jika kabupaten OKU tidak ikut serta dalam penilaian kabupaten layak anak ini kita tidak dapat bantuan dari pusat. Pada tahun lalu Kabupaten OKU mendapatkan bantuan mobil dan motor perlindungan anak kemudian mendapatkan bantuan dana DAK, jadi dari dana DAK ini apabila ada pengajuan tentang kekerasan anak maka biaya untuk visum dan lainnya diambil dari dana ini. Tutup nya”

Dari pantauan awak media turut hadir pada acara ini, Kepala DPPA OKU, OPD Terkait, Camat SeKab OKU, TP PKK, BUMN/BUMD dan Peserta Rapat Lainnya. *JM/Red

Print Friendly, PDF & Email