Sebanyak 225 Rumah Warga di Kelurahan Saung Naga Sudah Terima Bantuan

oleh -582 views

Lurah Saung Naga Iskandar Saleh, S. Ip

BATURAJA. MS – Bantuan atas musibah bencana alam hujan deras disertai tiupan angin kencang yang merusakan ratusan rumah milik warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mulai mengalir dan diterima oleh para warga yang rumahnya terdampak kerusakan.

Termasuk di Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat sedikitnya
sebanyak 225 rumah milik warga yang terdampak rusak akibat dihantam hujan deras disertai tiupan angin kencang yang terjadi.

Bantuan bencana alam ini secara simbolis telah diserahkan oleh Plh Bupati OKU, H Edward Candra didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel H Iriansyah dan Kadin Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah yang mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru, kepada masyarakat yang rumahnya terdampak kerusakan, Minggu (18/04/2021) di Kecamatan Baturaja Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Plh Bupati OKU, H Edward Candra menyampaikan belasungkawa dan rasa kepedulian terhadap warga atas peristiwa bencana alam ang terjadi. Pihaknya pun menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati atas kemungkinan terjadinya peristiwa serupa yang bakal bisa terjadi sewaktu waktu.
“Bencana alam tidak dapat diprediksi dan kita harus menerima dengan kesabaran dan bertawakal atas apa yang terjadi,” ujarnya.

Baca Juga :   PWI Sumsel Gelar Rapat, Bahas HPN dan Porwada

Sementara, Lurah Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Iskandar Saleh, S. Ip saat dibincangi mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan seluruh bantuan kepada 225 warga yang rumahnya terdampak kerusakaan. Menurut dia, 225 rumah milik warga yang mengalami kerusakan tersebut yakni di wilayah RT16 10 rumah, RT10 20 rumah, RT12 5 rumah, RT04 7 rumah, RT08 21 rumah, RT14 6 rumah, RT05 14 rumah, RT18 23 rumah, RT03 25 rumah, RT01 40 rumah, RT02 21 rumah, RT15 2 rumah, RT11 3 rumah, dan RT16 10 rumah.

Baca Juga :   Bupati OKU Panen Perdana Bawang Merah

“Alhamdulillah, semua bantuan berbentuk Sembako sudah kita serahkan kepada warga yang rumahnya terdata mengalami kerusakan,” ujarnya, Senin (19/04/2021).

Menurut dia, sebanyak 225 jumlah rumah yang terdampak mengalami kerusakan tersebut pada umumnya mengalami kerusakan pada bagian atap rumah yang lepas akibat dihantam angin kencang puting beliung.

“Untuk tingkat kerusakan terparah ada sekitar 10 rumah di wilayah RT1 dan RT12. Untuk sisanya kebanyakan rusak ringan,” ungkapnya.

Dikatakannya, terkait kerusakan tersebut, warga sudah secara mandiri dan bergotong royong, memperbaiki atap rumah yang rusak. Sehingga warga sudah dapat menempati kembali rumahnya. “Pasca kejadian memang ada warga yang sempat mengungsi sementara ke rumah saudaranya karena atap rumah yang lepas. Namun sekarang sudah diperbaiki dan warga sudah menempati kembali rumahnya,” pungkasnya. *JN/RD/WN

Print Friendly, PDF & Email