PLTU Keban Agung Dianggap Tidak Memberikan Manfaat, Gabungan Petisi Masyarakat OKU Gelar Aksi Damai

oleh -

MEMOSUMSEL Ratusan massa yang tergabung dalam Petisi Masyarakat OKU berkumpul di halaman Pemkab OKU. Mereka meminta pemerintah memanggil pihak PLTU Keban Agung Kecamatan Semidang Aji, OKU.

Sebab, warga setempat atau pribumi tidak mendapatkan keuntungan hak-haknya seperti lapangan pekerjaan dari PLTU tersebut.

“Koordinator aksi Antoni, Dalam orasi nya menyampaikan, Sesuai dengan Perda nomor 5 Tahun 2017 tentang pemberdayaan tenaga lokal yang berazaskan Pancasila pada sila ke 5,” Senin (26/6).

Selain itu, pihaknya meminta Pemkab OKU untuk mengkaji ulang terkait Amdal lingkungan dan Amdal pertambangan PLTU Keban Agung.

Baca Juga :   MAPAN OKU Orasi Dijalan Larang Truk Batubara Melintas

“Apabila tuntutan kami tidak dikabulkan pihak PLTU Keban Agung, maka kami akan menggelar aksi lagi dengan 1.000 massa,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta pihak manajemen perusahaan untuk menghentikan segala bentuk aktivitas PLTU Keban Agung Kecamatan Semidang Aji.

“Kalau kami sudah tua pak, tapi untuk anak-anak kami dan keponakan kami yang belum memiliki pekerjaan,” tukasnya.

Sementara itu Pj Bupati OKU, Teddy Meilwansyah dalam hal ini diwakili Assisten I, Kadarisman, akan membuat surat imbauan ke perusahaan terkait agar melakukan sesuai ketentuan dan peraturan mulai dari UUD dan Perda yang sudah ada.

Baca Juga :   Pj Bupati H Apriyadi Wajibkan Seluruh OPD Berperan Aktif dalam Penyusunan Arsitektur SPBE

“Intinya perusahaan mengutamakan dan mempekerjakan warga lokal dan nanti kita akan secara berkala mengawasi dampak lingkungan yang ditimbulkan atas hadirnya perubahan itu,” tutupnya.

Laporan: Radit/Zon

Print Friendly, PDF & Email