Kajari OKU Jalin Sinergitas Bersama Guru Pendidik Sekolah

oleh -
kasi intelijen kejari OKU, Abu Nawas, SH, saat menyampaikan penyuluhan hukum di salah satu sekolah di OKU.

BATURAJA, memosumsel.com – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) giat Penyuluhan hukum, kepada unsur pendidikan di lingkungan, yang berjuluk dengan sebutan Bumi Sebimbing sekundang.

Giat penyuluhan hukum dan penerangan hukum ini di isi langsung oleh kajari OKU Bayu Pramesti, SH yang diwakili oleh kasi intelijen kejari OKU, Abu Nawas, SH. yang ini dilaksanakan di SDN 143 OKU, Kamis, (25/10/2018).

”Kegitan penyuluhan ini merupakan giat rutin sebagai tufoksi intelijen dalam ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan (epoleksosbudhankam) dan pengamanan serta penggalangan (Pamgal),”kata Kasi Intel Kajari OKU.

Dia menjelaskan, giat tersebut bertemakan Jaksa Sahabat Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang bertujuan bahwa jaksa merupakan sahabat Guru-guru pendidik dan pembina bagi anak-anak Bangsa, supaya terjalin silahturahim dan sinergitas antara penegak hukum dengan pendidik dalam melaksanakan rutinitas sebagai pengajar dan penggunaan dana BOS sesuai dengan aturan.

Baca Juga :   Dinkes OKU Bawa Bayi Penderita Hidrosefalus Ke Rumah Sakit

“Harus adanya keterbukaan dalam penyaluran dan penggunaan dana bos. Guru juga harus peduli dengan murid agar terjalin proses belajar mengajar yang maksimal, tepat guna, tepat sasaran dan bermanfaat bagi murid sehingga menghasilkan Generasi penerus Bangsa yang profesional siap menjadi pemimpin dimasa yang akan datang,”papar Kasi Intel.

Selain membahas pengunaan dana Bos serta proses belajar mengajar, Kasi Intel juga menjelaskan tentang bahaya Narkotika, tujuannya agar guru- guru melihat perkembangan sikap anak-anak didiknya, karena anak-anak didik rawan jadi korban Penyalahgunaan Narkotika.

“Kita juga berikan penjelasan tentang Undang-undang perlindungan anak, tujuannya agar guru-guru jangan sampai dalam mendidik menghukum anak didik dan berakibat  tersandung dengan hukum,”ungkap Kasi Intel.

Dalam giat tersebut dihadiri oleh plt Kadiknas OKU Paranto, Kabid-kabid di diknas, korwil diknas, dan diikuti peserta yaitu seluruh kepala sekolah Dasar Negeri dan swasta dan kepsek SMPN se-kecamatan Sinar Peninjauan dan Kecamatan Lubuk Raja Kab OKU.

Baca Juga :   Untuk ke 5 Kalinya, Pemkab OKU kembali Raih WTP

“Kami memilih tema Jaksa Sahabat Pahlawan Tanpa Tanda Jasa karena Jaksa mengajak semua lapisan agar dapat mengingat dan mengenang jasa para guru/pendidik.sebab jasa para guru hampir terlupakan,atau bisa juga timbul rasa cuek, para guru tehadap kenakalan anak didiknya atau membiarkan kenakalan tersebut,”ungkapnya Kasi Intel

Karena banyak kejadian dan kasus guru-guru yang menghukum muridnya tetapi mala dilaporkan oleh wali murid  karna menghukum murid saat proses belajar dan mengajar dan Tambahkan dikit bahwa tidak sedikit guru-guru di proses oleh polisi dan bahkan ke pengadilan karna guru menguhukum muridnya, sehingga timbul rasa cuek, guru-guru tuk menegur murid-muridnya kalau berbuat salah,contohnya ada murid tidak membuat PR atau tidak masuk sekolah,”pungkasnya.(rel/jum).

Print Friendly, PDF & Email