Kades Pusar Sebut Anggaran Dana Desa Untuk Kegiatan Karang Taruna 2020 Sudah Sesuai Penggunaannya

oleh -444 views

BATURAJA. MS – Kepala Desa Pusar, Zainuddin akhirnya angkat bicara terkait adanya pemberitaan di media online mengenai adanya dugaan penyelewengan dana desa (DD) di APBDesa tahun 2020 terhadap dua program kegiatan, yang diduga dilakukan oleh dirinya selaku kepala desa Pusar.

Saat dibincangi Portal Memo Sumsel, Senin (28/06/2021), di kantor Desa Pusar, Kepala Desa Pusar, Zainuddin dengan tegas membantah adanya dugaan penyelewengan dana anggaran DD tersebut yang dilakukan dirinya.

Menurut Zainuddin, anggaran Dana Pembinaan Karang Taruna/Klub Kepemudaan/ Klub Olahraga sebesar 36 Juta diduga kuat telah diselewengkan tersebut sama sekali tidak benar.

Dijelaskannya,, dari 36 juta anggaran yang ada semuanya sudah dipergunakan sesuai anggaran yang ada. Yakni sebesar Rp 18 juta diserahkan langsung kepada ketua karang taruna desa pusar. Sementara sisanya Rp 18 juta diperuntukkan untuk pembelian tiga seat lengkap sarana olahraga meja pingpong sebesar Rp 15 juta. Dan Rp 3 juta dipergunakan untuk kegiatan berbagai perlombaan 17 Agustus tahun 2020.

Baca Juga :   Permudah Mobilitas Hasil Tani, Pemdes Gunung Liwat Buka Akses Jalan

“Untuk Anggaran Karang taruna Rp 36 juta itu terbagi beberapa kegiatan program seperti lomba voli, lomba 17 Agustus, lomba futsall, serta pembelian meja pingpong 3 set lengkap senilai Rp 15 juta. Dan Rp18 juta serahkan langsung ke ketua karang taruna desa pusar,” ujar Zainuddin menceritakan duduk persoalan penggunaan dana anggaran tersebut.

Masih sambung Zainuddin, untuk Dana Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Pemakaman Milik Desa/Situs Bersejarah Milik Desa/Petilasan sebesar 40 Juta tidak jadi dianggarkan setelah dilakukan APBDes perubahan

“Untuk dana pemakaman memang tidak dianggarkan setelah dilakukan APBDes perubahan,” tegas Zainuddin.

Ditambahkan Zainuddin, penggunaan dana desa terhadap dua kegiatan tersebut juga diketahui oleh masyarakat desa Pusar. Sehingga menurut Zainuddin, apa yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut sama sekali tidak benar.

“Pemberitaan seperti itu bagusnya dibiarkan saja karena masyarakat desa Pusar sudah mengetahui dan mengerti.
Kita juga tidak ada niat untuk ke upaya ke ranah hukum,” ucap Zainuddin santai saat ditanyakan reaksi dirinya atas adanya tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan online.

Baca Juga :   Pemdes Guna Makmur Manfaatkan Dana Desa Untuk Infrastruktur Dan Pembangunan Desa

Ditambahkan Zainuddin, dirinya berharap dengan adanya pemberitaan tersebut, masyarakat desa Pusar akan semakin mengerti mana yang benar dan mana yang tidak benar.

“Harapan kita masyarakat semakin mengerti karena sebenernya banyak duit pribadi untuk kepentingan masyarakat seperti lapangan bola kaki di ulu kuburan, rehab kantor dan lainnya. Tapi saya tidak mempersoalkannya karena niat saya menjadi kepala desa hanya untuk mengabdi kepada masyarakat,” terang Zainuddin

Diakhir pembicaraanya kepada Memo Sumsel, Zainuddin juga menyebutkan jika dirinya sama sekali tidak pernah mengelola keuangan desa karena diserahkan langsung kepada bendahara desa.

“Jadi mengenai keuangan dikelola langsung oleh bendahara. Alhamdulillah sampe sekarang berjalan baik,” tutupnya. *TIM

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.