Ini Sederet Alasan Warga Muba Memilih Apriyadi Jadi Bupati

oleh -

MEMOSUMSEL Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) mengklaim jika pelaksanaan Pilkada Kabupaten Muba digelar pada rentang waktu Mei-Agustus 2024, maka Apriyadi akan unggul dengan peraihan suara 63.7 persen.

Hal ini didasari dengan popularitas dan elektabilitas Sekda Muba tersebut ketika menjabat sebagai Pj Bupati Muba yang banyak melakukan terobosan-terobosan dan berdampak langsung ke masyarakat.

Tak hanya itu, alasan lain yang membuat pemilih menjatuhkan pilihan ke putra asli Muba kelahiran Desa Bumi Ayu Kecamatan Lawang itu juga didasari dengan perhatian langsungnya ke masyarakat Muba yang mencapai 75 persen.

“Kemudian, alasan Apriyadi sebagai orang yang berpengalaman di Pemerintahan juga menyedot alasan khusus pemilih di Muba mencapai 76 persen,” ungkap Direktur Eksekutif LKPI, Ariyanto MIKom.Pol saat ditanyai awak media, Rabu (15/5/2024).

Baca Juga :   Duet Bupati OKU Dan Rara Dipadati Ribuan Penoton

Ariyanto merinci, kepuasan masyarakat Muba terhadap kinerja Apriyadi ketika hampir dua tahun menjadi Pj Bupati Muba juga mencapai 71 persen. “Inilah yang membuat Arpiyadi seakan menjadi magnet masyarakat Muba untuk memilihnya menjadi Bupati Muba lima tahun ke depan,” bebernya.

Sementara itu, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Bagindo Togar menilai Apriyadi selama hampir 2 tahun menjabat Pj Bupati Muba banyak memberikan perubahan positif untuk Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk 600 ribu lebih itu.

“Yang terbaru ini beliau (Apriyadi, red) berhasil mengalihkan pengelolaan listrik MEP ke PLN, yang selama ini menjadi harapan masyarakat Muba,” ungkap Bagindo.

Dikatakan Bagindo, tak heran kalau DPP Golkar mengusung Pj Bupati Apriyadi Mahmud untuk maju pada Pilkada Muba 2024. “Apriyadi ini dibidik karena prestasinya,” ujarnya.

Baca Juga :   Peringati Hari Pahlawan ke-77, Pemkab Muba Berikan Puluhan Bantuan kepada LVRI

Selain itu, selama menjadi Pj Bupati hampir dua tahun, Kemendagri menempati Apriyadi ranking empat Penjabat Bupati Terbaik di Indonesia.”Ini yang menilai Kemendagri, tentu dengan indikator-indikator capaian yang telah dilakukannya,” tegasnya.

Direktur Eksekutif Forum Demokrasi Sriwijaya itu, mengklaim apabila Apriyadi menjadi Cabup Muba, musuh yang akan menyaingi Apriyadi diibaratkan seperti membuang garam ke laut.

“Saya yakin warga Muba itu sangat butuh perubahan, sudah jenuh dengan janji politik. Dan Apriyadi sudah banyak berbuat positif terhadap kemajuan di Muba,” tandasnya.

Laporan: w2N RiL 

Print Friendly, PDF & Email