DPRD Sumsel Minta DPU BM dan TR Segera Perbaiki Talut Penahanan Jembatan Ogan Laya

oleh -

Anggota DPRD Sumsel, Iwan Hermawan ST mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap kondisi talut dan dinding Jembatan Ogan Laya (8/3) Poto: Radit)

MEMOSUMSEL: Dalam kunjungan kegiatan reses di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rombongan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil V, prihatin saat mendengar Inpormasi terkait adanya  talut penahan tanah di bawah Jembatan Ogan Laya Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU yang sudah 8 tahun ambruk dan belum mendapat perhatian sedikit pun dari Dinas PU BM dan TR Provinsi Sumsel.

Hal ini menjadi temuan rombongan anggota DPRD Sumsel Dapil 5 (OKU dan OKUS) saat melakukan reses di Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU, Rabu (8/3) siang.

Dalam kesempatan itu, satu dari enam anggota DPRD Sumsel, Iwan Hermawan ST dari Fraksi Hanura mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap kondisi talut dan dinding Jembatan Ogan Laya yang dibiarkan ambruk tersebut

Baca Juga :   Unsur Pemerintah Desa di Kecamatan Sosoh Buay Rayap Gelar Silahturahmi dengan Awak Media di OKU

“Ini akan jadi perhatian kami, dan akan dibawa ke dalam pembahasan supaya dinas terkait bisa turun langsung untuk segera memperbaiki talut jembatan tersebut. Terima kasih informasinya,” ungkapnya kepada portal Memo Sumsel.

Dirinya juga berharap, agar masyarakat di Dapil 5 bisa menyampaikan informasi terkait infrastruktur yang memang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Kehadiran kami di sini untuk menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Untuk itu, silahkan sampaikan dan akan kami sampaikan kepada Pemerintah Sumsel ataupun kabupaten,” pungkasnya.

Sekedar informasi, sudah sekitar delapan tahun terakhir kondisi beronjong penahan tanah di bawah Jembatan Ogan Laya dibiarkan ambruk dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh pihak pemerintah terkait.

Baca Juga :   Pertama di Sumsel Muba Launching Dapur Kreasi Menu B2SA

Selain beronjong yang ambruk, dinding penahan jalan yang terhubung dengan badan jembatan juga telah mengalami kerusakan seperti retak dan terancam ambruk.

Kondisi ini jika tak segera diperbaiki maka akan mengancam keselamatan warga yang bermukim persis di samping jembatan, serta warga yang setiap hari lalu lalang di bawah jembatan untuk mandi dan mencuci di aliran Sungai Ogan.

Sementara terkait hal ini, Sekretaris Dinas PU BM dan TR Sumsel Ir Novian Aswardani ST MM, dikonfirmasi pada Jumat (3/3) hingga hari ini, Rabu (8/3), belum memberikan jawaban kepada portal Memo Sumsel. (RD/ZON)

Print Friendly, PDF & Email