Distan OKU Dorong Petani Kembangkan Budidaya Kapulaga

oleh -

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Agus Paharyano. SE

BATURAJA. MS – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), melalui Disnas Pertanian (Distan) Kabupaten OKU terus mendorong pengembangan budi daya tanaman Kapulaga sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan ekonomi para petani di Kabupaten OKU.

Kepala Distan OKU, Joni Saihu melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Agus Paharyano SE mengatakan, budi daya tanaman Kapulaga sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian petani dan peluang pasar juga masih terbuka, bahkan bisa untuk diekspor yakni ke negara RRT atau China.

“Saat ini sudah dibudaya oleh petani di Desa Pagar Dewa Kecamatan Lengkiti bekerjasama dengan pihak ketiga dengan luas sekitar 80 hektar,” kata Agus saat dibincangi Memo Sumsel di ruangan kerjanya, Kamis (24/03/2022).

Baca Juga :   Sambut HUT Muba ke 67, Pemkab Muba Mantapkan Persiapan

Ia menjelaskan Kapulaga merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan bisa ditanam bersamaan dengan tanaman dengan sistem tumpang sari ditanaman karet atau sawit.  Menurut dia, pengembangan Kapulaga di Desa Pagar Dewa mulai dikembangkan petani didaerah tersebut pada sekitaran Oktober 2021 lalu. Dan diperkirakan akan dapat dilakukan panen perdana pada Juni atau Juli 2022 mendatang.

“Keuntungan tanaman Kapulaga ini petani hanya menanam satu kali dan sudah dapat dipanen pada umur 8 bulan. Dan setiap 1 bulan  sekali tanaman bisa dipanen,” terangnya.

Dikatakannya, guna mendukung petani dalam upaya pengembangan budidaya Kapulaga, pihaknya telah menganggarkan bantuan bibit Kapulaga pada tahun 2022 ini. Diharapkan dengan adanya bantuan bibit kepada petani ini dapat memancing minat petani lainnya di Kabupaten OKU untuk mengembangkan dan membudiyakan Kapulaga.

Baca Juga :   Karutan Baturaja: Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021 Sudah Disosialisasikan Pihaknya Dilingkungan Rutan Baturaja

Dikutif dari wikipedia Kapulaga seberang atau kapulaga sabrang (Elettaria cardamomum) adalah sejenis rempah yang penting untuk pelbagai jenis masakan di Asia dan juga banyak digunakan untuk bahan obat tradisional (jamu). Berasal dari Asia Selatan, jenis kapulaga ini diduga menyebar secara liar hingga ke wilayah Malesia.

Biji, yang diambil dari tumbuhan sebelum buah masak benar, dapat dimanfaatkan sebagai obat. Dalam dunia obat-obatan biji yang telah dikeringkan dinamakan semen cardamomi. Selain bijinya, yang digunakan untuk obat adalah bagian akar, buah, dan batangnya. Kapulaga mengandung minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein, gula, lemak, silikat, betakamfer, sebinena, mirkena, mirtenal, karvona, terpinil asetat, dan kersik. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat sebagai obat batuk. Kapulaga juga memiliki khasiat untuk mencegah keropos tulang. *RD/MJ

Print Friendly, PDF & Email