Anak Remaja Ramaikan Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1440 H

oleh -
Pawai ta'aruf 1 muharram 1440 H
Pawai ta’aruf 1 muharram 1440 H

BATURAJA OKU – Kegiatan tahunan peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, Pemkab OKU bekerjasama dengan BKPRMI OKU adakan Pawai Ta’aruf dan Pentas Seni Islam, pada Selasa (11/9).

Diikuri peserta sekolah dan grup pengajian anak anak dan remaja, pawai dimulai dari halaman depan Rumah Dinas Bupati OKU. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati H Kuryana Azis dengan memukul Hadroh dan Pengibaran Bendera Start bertempat di depan Rumah Kabupaten dan finish di Taman Kota Baturaja.

Acara dihadiri Kapolres AKBP Dra NK Widayana Sulandari, Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo, Sekda OKU Dr H Achmad Tarmizi, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Ketua DWP, Ketua BKPRMI OKU Rahmat Subeki, Kabag Kesra Pemkab OKU Kadarisman dan undangan lainnya.

Baca Juga :   150 Sarjana Ekonomi Unbara Yudisium ke XXI

Dikatakan Ketua pelaksana kegiatan Rahmat Subeki, kegiatan ini digelar dalam rangka syiar Islam dan untuk memeriahkan tahun baru Islam 1440 Hijriah, seperti biasa diadakab, pawai ta’aruf dan pentas seni Islam.

Bupati saat membuka pawai dan pentas seni 1 muharram 1440 H

“Pawai  ta’aruf sudah dilaksanakan sejak tahun 2010, gebyar 1 Muharram ini sengaja kita laksanakan dari tingkat Kecamatan, hal ini agar peringatan tahun baru Islam bisa dijadikan moment tahunan,”jelasnya.

Dikesemparan itu Bupati OKU H Kuryana Azis turut mendukung kegiatan tersebut merupakan hal yang positif untuk mensyiarkan agama Islam.

Baca Juga :   Plh Bupati OKU Bersama Unsur OPD Launcing Vaksinasi Anak SD di OKU

“Supaya kita terus semangat untuk menjalankan syariat Islam itu semakin hari semakin baik, kecintaan terhadap agama Islam juga semakin hari kian baik. Bila seluruh umat terus-menerus memperbaiki diri untuk menjalankan syariat agamanya, maka tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara ini juga akan semakin tertib. Sebab setiap ajaran agama manapun pasti mengatur tentang ketertiban, menjaga kerukunan dan sebagainya.
Kalau sejak dini dibekali dengan pengatahuan agama yang banyak, mudah-mudahan nanti mereka bisa menjadi generasi yang bertaqwa dan berkarakter kuat. Harusnya peringatan tahun baru Masehi dan tahun baru Islam jangan dibedakan,”harapnya.(jum)

Print Friendly, PDF & Email