Ahmad Tarmizi Wakili PGRI Pertemuan Para Guru Se – ASEAN

oleh -
DR H Ahmad Tarmizi ketika hadir pada pertemuan guru se ASEAN di Manila, Filipina
DR H Ahmad Tarmizi ketika hadir pada pertemuan guru se ASEAN di Manila, Filipina.

 

MANILA, MS –  Kembali pada tahun ini organisasi para guru se-ASEAN The 34th Asean Council Of Teachers
(ACT+1) Convention mulai 12 hingga16 September 2018 di Century Park Hotel, Manila. Philippine.

Utusan perwakilan dari Organisasi PGRI salah satu diantaranya dari anggota PGRI DR H Ahmad Tarmizi yang kini menjabat sebagai Setda Kabupaten OKU.

“Kegiatan organisasi guru ASEAN bertemu tujuannya untuk membahas penguatan Asean Consul Teacher yang dibahas bagaimana meningkatkan kualiatas guru dan kualitas pendidikan di kawasan ASEAN,”jelas DR Ahmad Tarmizi saat dihubungi wartawan, Jum’at (14/9/2018).

Baca Juga :   Respon Cepat Bencana Alam BPBD OKU Terapkan Posko di Lima Kecamatan

Dikatakannya, selain itu juga dibahas standarisasi guru, kesejatehraan, kualitas, pertukaran guru dan siswa. Kedepan diharapkan ada peningkatan kualitas pendidikan di OKU.

Sebelumnya pernah juga diadakan pertemuan guru-guru dari 10 organisasi guru ASEAN berkumpul di Bali menggelar ASEAN Council of Teachers Convention (ACT) ke-28 di Sanur, di tahun 2012 lalu.

“Ini untuk kedua kalinya kita mengikuti pembahasan para guru di tingkat ASEAN dan saya sendiri turut hadir disana mewakili Negara Indonesia,”jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa PGRI setiap tahun selalu partisipasi dalam mengikuti kegiatan organisasi guru. Konferensi ini untuk memperat kolaborasi organisasi guru, dalam rangka meningkatkan standar profesionalisme guru di kawasan ASEAN.

Baca Juga :   Jika Tidak Ada Perubahan Seleksi Penerimaan CPNS OKU 2019 Dibuka September Mendatang

“Pertemuan ini dihadiri organisasi guru dari Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, serta Korea Selatan, untuk mencapai kualitas dan standar pendidikan yang sama. Untuk itu, organisasi guru dan pemimpin pendidikan di ASEAN perlu bekerjasama, untuk merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan. Dengan peningkatan profesionalisme guru agar kesenjangan di ASEAN bisa diatasi,”jelasnya.(jum/red)

Print Friendly, PDF & Email